SMP PANGUDI LUHUR JAKARTA
SMP Pangudi Luhur Jakarta - Jl. H. Nawi No. 21 Cilandak Jakarta Selatan 12420 - Indonesia  Telp.(021)7503379 Fax.(021)75910279
Kamis, 23 Oktober 2014  - 1 User Online  
BERANDABUKU TAMUHUBUNGI KAMI 



PROFIL
KURIKULUM DAN PROGRAM PENDIDIKAN SMP PANGUDI LUHUR JAKARTA SELATAN

Visi , Misi dan Tujuan perlu diwujudkan. Strategi merupakan cara-cara mewujudkannya. Strategi yang dirumuskan meliputi:

A. Manajemen

1. Spiritualitas Karya Kerasulan FIC

  • Allah adalah Kasih
  • Kebijakan Kapitel Provinsi Indonesia Tahun 2006 tentang Karya Kerasulan Yayasan Pangudi Luhur.

2. Pihak-Pihak Terkait

  • Para Petaruh intern : Guru dan Karyawan, Orang Tua Peserta Didik, Peserta Didik, Alumni.
  • Para Petaruh ekstern : Dinas Pemerintahan Terkait, Donatur, Pihak Ketiga.

3. Kepemimpinan Sumber Daya Manusia

  • Komunitas iman
  • Persaudaraan sejati
  • Kemitraan
  • Menanggung karya pertusan bersama / shared mission
  • Komunikasi
  • Memihak yang membutuhkan
  • Berwawasan keunggulan
  • Pendidikan yang holistik

4. Otentik

  • Menarik dan memiliki daya tarik siswa
  • Materi riil dunia nyata anak

5. Interaktif

  • Pengembangan siswa dan kolaborasi antar siswa
  • Membiarkan siswa berinteraksi dengan dunia nyata.

6. Berpusat pada siswa

  • Menyediakan kesempatan pada siswa untuk membangun pengetahuan melalui pencarian dan penemuan.
  • Mengenali siswa sebagai pencipta yang berharga, pemikir dan berusaha menyelesaikan masalah.
  • Memasukkan siswa dalam pengembangan pembelajaran .

7. Terus menerus

  • Menyediakan kesempatan pada siswa untuk menerima pengetahuan secara holistik.
  • Menghubungkan apa yang sudah dilakukan dimasa lampau dengan apa yang akan dilakukan di masa depan.

8. Berfokus pada proses

  • Semakin profesional, realistis, kritis, dan kontektual
  • Berwawasan keunggulan
  • Melaksanakan kebijakan finansial berdasarkan prinsip kehatia-hatian, prioritas, dan keadilan
  • Meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana/prasarana pendidikan
  • Meningkatkan kesejahteraan guru/karyawan sesuai dengan kemampuan yayasan.
  • Semakin meningkatkan solidaritas sosial, perhatian kepada mereka yang membutuhkan
  • Melaksanakan pengkaderan, pendidikan dan pelatihan mengenai pembelajara dan persekolahan
  • Semakin mengusahakan kerjasama dengan pihak-pihak terkait baik dalam negeri maupun luar negeri.
  • Kebiasaan berpikir dan bertingkahlaku yang cerdas

9. Sistem manajemen

  • Efektif
  • Efesien
  • Kredibel
  • Akuntabel
  • Transparan
  • Berkualitas
  • Berdasarkan nilai-nilai kristiani

10. Sasaran Peserta Didik

  • Orientasi pada keunggulan ; iman, kepribadian, akademis, keterampilan, solidaritas sosial
  • Menjadi kader bangsa yang berkualitas, memiliki semangat nasionalisme dan menjunjung Negara Kesatuan Republik Indonesia


B. Pendekatan Kurikulum

  1. Multi Kecerdasan ( Multiple Intelegences )
    Siswa memiliki multi kecerdasan ( bahasa, logis-matematis,visual-spasial, musikal, kinestik-tubuh, sosial , intrapersonal, naturalis, dan spiritual )

  2. Filsafat Kurikulum ( Curriculum Philosophy )
    Teori Konstruktivisme berpendapat bahwa pengetahuan itu merupakan bentukan ( konstruksi ) dari orang yang sedang belajar. Pengetahuan merupakan kontruksi kognitif seseorang terhadap obyek, pengalaman maupun lingkungannya.

  3. Pembelajaran Kontektual ( Contextual Teaching and Learning )
    Pembelajaran kontektual adalah konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari .

  4. Pendekatan Pembelajaran PAKIEMM ( Pendekatan aktif, kreatif, inovatif,  menyenangkan dan mencerahkan ).
  • Aktif, membentuk pengetahuan sesuai dengan teori kontruktivisme.
  • Kreatif, memanipulasi ( produk atau proses, konkret atau abstrak ) menjadi sesuatu yang baru.
  • Inovatif, berkarya atau berpikir secara original yang dapat diterapkan dalam kehidupan.
  • Efektif, tepat menuju tujuan yang jelas.
  • Menyenangkan
  • Mencerahkan sesuai teori quantum learning.



C. Ciri Kurikulum

  1. Desain kurikulum dan pendekatan didasarkan pada kurikulum secara nasional, muatan lokal tingkat propinsi, tingkat sekolah, dan masukan dan pertimbangan kurikulum yang berlaku di negara lain / tingkat Internasional.
  2. Kurikulum dibuat bersama dewan guru, masukan dari POM, Pengurus OSIS , dan Yayasan Pangudi Luhur.
  3. Kurikulum bersifat kontektual yang disesuaikan dengan tuntutan dan perkembangan ilmu pegetahuan, teknologi yang ada.
  4. Konsep dasar dengan penekanan konsep daerah yang luas dengan memunculkan pemahaman yang lebih dalam dari tiap mata pelajaran yang dihubungkan dunia nyata sekitar anak.
  5. Program dalam kurikulum didesain memakai proses latar belakang , ada bukti perencanaan pengalaman dan intruksi pembelajaran.
  6. Spiritualitas dan semangat dasar kerasulan Kongregasi FIC dimasukkan dalam kurikulum Kebruderan / ke FICan / Kepangudiluhuran, yang menjadikan ciri khas sekolah Yayasan Pangudi Luhur.
  7. Penganeragaman kurikulum merespon kepentingan siswa, maka isi, proses dan hasil disesuaikan dengan kesiapan , minat dan profil pembelajaran melalui strategi dan pemberian tugas.
  8. Kurikulum disajikan untuk pengembangan daya pikir dan kreativitas siswa.



D. Struktur dan Muatan Kurikulum

Struktur dan muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dasar dan menengah
meliputi lima kelompok mata pelajaran sebagai berikut:
1. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( Kurikulum Nasional )

  • Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia
  • Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan dan kepribadian
  • Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi
  • Kelompok mata pelajaran estetika
  • Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan

2. Muatan Lokal

  • Wajib : PLKJ
  • Pilihan : Akuntansi

3. Pengembangan Diri

  • Bimbingan Konseling
  • Perwalian
  • Kebrueran/ FIC/ YPL

E. Pola Interaksi Belajar Mengajar

  1. Mengintegrasikan nilai – nilai sebagaimana tercantum dalam Visi dan Misi SMP Pangudi Luhur
  2. SMP Pangudi Luhur dikelola sebagi ” Komunitas Pendidikan Dialogis ” yang bersuasana saling percaya, saling menghormati, saling memperhatikan, semangat cinta kasih, kemerdekaan untuk berkreasi, bersikap kritis, bereksplorasi, dan berani bertanya serta berpendapat.
  3. Pendekatan pribadi menekankan kerekanan dalam pelayanan yang dinampakkan pada:  Posisi guru sebagai pendamping, fasilitator, mediator, instruktor, motivator, dan peserta didik sebagai subyek
  4. Masing – masing pribadi menampakkan kewibawaannya yaitu adanya keserasian antara perkembangan diri profesionalitasnya, personalitasnya, sosialitasnya, moralitasnya, dan religiusitasnya
  5. Masing – masing pribadi dibiasakan untuk mengadakan refleksi, validasi teman sejawat, rapat, musyawarah dan pengembangan pribadi
  6. Strategi / metode pendampingan menekankan perlunya kebiasaan untuk mengadakan analisis situasi hidupan iman, sosial, budaya, ekonomi, politik yang menghidupi jamannya. Interaksi belajar mengajar Guru – Peserta didik dapat bervariasi sebagai berikut :
  • Pola Guru – Peserta Didik
    Isi kegiatannya adalah memberi informasi, memberi tugas, memotivasi, membangun apresiasi, memberi umpan balik, membina disiplin kelas atau kelompok kerja.
  • Pola Peserta Didik - Guru
    Isi kegiatannya menanyakan, mengusulkan sesuatu, meminta bantuan pendamping, mengkonsultasikan, melaporkan hasil kerja, mengoreksi hasil kerja, mengoreksi informasi, menjawab pertanyaan pendamping, memberikan kritik yang membangun.
  • Pola Peserta Didik- Peserta Didik
    Isi kegiatannya adalah tanya jawab, diskusi, adu argumen dalam debat, berdialog tutor sebaya, pemecahan masalah, bereksperimen, merancang sesuatu.





^:^ : IP 23.22.204.36 : 15 ms   
SMP PANGUDI LUHUR JAKARTA
 © 2014  http://smppl-jkt.pangudiluhur.org/